Links

Username
Password
 
Pencarian artikel Siapa Kami

Tinggalkanlah Tanah Airmu !

Kapan dan bagaimana Freinademetz pertama kalinya mendengar suara panggilan Tuhan untuk menjadi misionaris, kita tidak tahu dengan pasti. Bahkan kita heran bahwa dia memilih jalan hidup ini. Waktu itu, kira-kira 150 tahun lalu, di Jerman dan Austria (Tirol Selatan termasuk negara Austri), orang belum tahu banyak mengenai Misi. Majalah-majalah tentang Misi juga belum tersebar luas. Hampir tak ada orang yang mencari calon-calon muda di sekolah-sekolah atau paroki-paroki, yang bercita-cita untuk menyebarkan Injul. Tapi pada saat yang tepat Tuhan Maha penyelenggara memimpim dan memanggil calon misionaris yang sudah diberikan-Nya persiapan yang amat berharga di rumah orang-tua untuk tugas hidupnya....selengkapnya

Takwa Kepada Allah Tritunggal

Pada perayaan pengutusan untuk 80 misionaris dalam bulan Agustus 1927 di Steyl, Nuntius Pacelli, yang kemudian terpilih menjadi Paus Pius XII, dengan tepat mengemukakan tentang "seluruh kekayaan serta keluhuran adikodrati hidup keluarga" di tanah Jerman selama abad kesembilan belas, pada saat Arnold Janssen mengalami masa kanak-kanak dan masa remajanya di Goch, di dataran rendah sungai Rhein. Di kala itu tidak jarang terdapat keluarga Katolik yang mempunyai sepuluh atau lebih anak-anak. Para orang tua mendidik anak-anak mereka dengan perkataan dan teladan dalam kehidupan orang beriman Kristen. Dengan sendirinya terdapat disiplin dan tata aturan yang ketat. Lebih daripada di masa sekarang orang dipaksa oleh keadaan ekonomi zaman itu untuk berhemat. ...selengkapnya

Riwayat Hidup Beata Maria Helena Stollenwerk

HELENA dilahirkan pada tanggal 28 November 1852 di Rollesbroich, sebuah dusun kecil di desa Simmerath di wilayah Eifel. Ayahnya bernama Johann Peter Stollenwerk. Johann Peter dilahirkan pada tanggal 19 Desember 1785. Mulanya dia bekerja sebagai pelaut. Waktu itu wilayah Eifel termasuk daerah miskin dan tidak mampu menjamin nafkah untuk para penduduknya. Sebab itu dalam abad ke-19, 3% penduduknya mengungsi ke Amerika. Di masa kekuasaan para raja Prusia, Eifel dikenal sebagai kantung kemiskinan Prusia. Satu-satunya industri yang ada di sana adalah pabrik tenun di Monschau yang mempekerjakan 6000 orang. Kebanyakan penduduk Eifel tetap tinggal di kampungnya. Karena itu para pelaut dari kampung itu merupakan kaum terdidik, sebab dalam pelayaran mereka mendengar banyak hal baru. Pada tanggal 16 Juli 1807 Johann Peter Stollenwerk menikahi Anna Katharina Stollenwerk, putri seorang pelaut. Menurut kitab hukum Napoleon yang berlaku waktu itu, Johann Peter yang berusia 22 tahun masih termasuk belum dewasa dan karena itu dia membutuhkan persetujuan keluarganya untuk menikah. Sesudah menikah dia pindah dari Witzerath ke kampung tetangga, Rollesbroich. Dia tetap tinggal dalam paroki yang sama. Dari perkawinan ini dia dikaruniai 9 anak. Tiga diantaranya bisu tuli....selengkapnya

Riwayat Hidup Santo Yosef Freinademetz (01-01-2006)
Riwayat Hidup Arnold Janssen (01-01-2006)
Apa yang Suci pada Arnold Janssen? (01-01-2006)
   
Arsip artikel Siapa Kami